STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA BERBASIS EKONOMI KEARIFAN LOKAL: SEBUAH KASUS DI KAMPUNG TAJUR, PURWAKARTA

Main Article Content

Indra Maulana
Muchammad Chusnan Aprianto

Abstract

Kampung Tajur terletak di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Bojong, Purwakarta. Kampung ini dicanangkan sebagai desa berbasis ekowisata pada tahun 2004. Kampung Tajur menawarkan wisata alam dan budaya yang menjadi daya tarik wisatawan baik nusantara maupun mancanegara. Ciri khas obyek wisata yang ditawarkan sejenis dengan obyek wisata alam lain, namun daya tarik wisatawan pada wisata Kampung Tajur masih rendah. Artikel ini menggambarkan strategi rencana pengembangan ekowisata untuk Kampung Tajur berbasis kearifan lokal. Quantitative strategic planning matrix (QSPM) dengan angka fuzzy digunakan untuk menentukan prioritas strategi pengembangan ekowisata. Community-based ecotourism (CBET) berbasis sustainable tourism indicator (STI) dimanfaatkan sebagai indikator untuk menentukan beberapa strategi pengembangan sesuai dengan kearifan lokal masyarakat. Hasil penelitian diharapkan mampu memberikan masukan bagi stakeholders untuk pengembangan wisata daerah.


Kata kunci : Ekowisata, logika fuzzy, pengembangan wilayah, kearifan lokal.

Article Details

Section
Articles